Home Headline News Duka Mendalam Menyelimuti Desa Cililitan Kecamatan Picung, Arif Rifa’i Tutup Usia Pasca Dirawat Di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung 
Headline NewsPandeglang

Duka Mendalam Menyelimuti Desa Cililitan Kecamatan Picung, Arif Rifa’i Tutup Usia Pasca Dirawat Di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung 

Share
Share

Pandeglang – Bantenmore.com ¦ Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti Desa Cililitan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Kepala Desa Cililitan, Arip Rifa’i, meninggal dunia di RSUD dr. Adjidarmo, Kabupaten Lebak, Senin (28/9/2026) malam.

Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.22 WIB. Kabar duka tersebut disampaikan Encep Bahtiar, warga Desa Cililitan Kecamatan Picung, dan dibenarkan oleh Camat Picung, Masroni.

Encep Bahtiar menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Arip Rifa’i. Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Cililitan dan Kecamatan Picung, untuk bersama-sama mendoakan almarhum.

“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Arip Rifa’i, Kepala Desa Cililitan. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, menerima seluruh amal ibadah serta kebaikannya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Encep, Senin malam.

Menurut Encep, kepergian Arip Rifa’i bukan hanya menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga membawa kesedihan bagi masyarakat Desa Cililitan serta warga Kecamatan Picung yang mengenal almarhum.

Ia berharap pengabdian Arip Rifa’i selama mengemban amanah sebagai Kepala Desa Cililitan menjadi catatan kebaikan dan amal jariyah.

“Semoga segala kebaikan dan pengabdian almarhum kepada masyarakat menjadi amal jariyah. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” kata Encep.

Sementara itu, Camat Picung, Masroni, saat dikonfirmasi membenarkan kabar meninggalnya Kepala Desa Cililitan tersebut. Arip Rifa’i meninggal dunia di RSUD dr. Adjidarmo, Kabupaten Lebak, sekitar pukul 20.22 WIB.

Kepergian Arip Rifa’i menjadi kehilangan bagi Pemerintah Desa Cililitan dan masyarakat yang selama ini dipimpinnya. Amanah sebagai kepala desa yang diembannya kini telah berakhir, sementara kebaikan dan pengabdiannya kepada masyarakat diharapkan menjadi jejak yang terus dikenang.

Kematian juga menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta. Jabatan dan kedudukan akan ditinggalkan, sedangkan amal kebaikan serta manfaat yang diberikan kepada sesama menjadi bekal dan kenangan bagi mereka yang ditinggalkan.

Innalillahi wa innailaihi raji’un. Selamat jalan, Arip Rifa’i. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya bersama orang-orang saleh. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

[*/Red/Arim]

Share