Cikupa – Bantenmore.com ¦ Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikupa kembali menggelar, “Tak’mir Ramadhan 1447 H bertema, “MEMBASUH HATI, MENJEMPUT RIDHA ILAHI” di Masjid Jami Nurul Yaqin, Kp. Bunder RT 008 RW 02, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Acara ini berlangsung khidmat dan lancar pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB dilanjut Sholat fardhu Ashar berjama’ah.
Hadir dalam acara tersebut Lurah Bunder Hj. Ine Susilawati. A.Md, Kep. SKM., didampingi Staf Herman Susanto. A.Md., Wati Sukmawati. S.Ak., Habibi, perangkat RT, RW, se-Kelurahan Bunder. Ketua MUI Kecamatan Cikupa KH. Yayan Mulyana.BA, beserta pengurus, Ketua MUI Kelurahan Bunder Ustad Muhaemin, Wakil MUI Kelurahan Bunder Ustadz Didin Safrudin, Ketua Rois Suriyah PRNU Bunder Ustadz Eka Murdiawan. S.Pdi., beserta pengurus, tokoh agama KH. Abah Royani, Ustadz Jazuli Uje, Ustadz Muslih, Abah Encep, H. Hadiri, tokoh masyarakat Suyono. S.Mhk, H. Dadih, Ibu-ibu PKK, Pengurus Ormas BPPKB, Pemuda Pancasila dan jama’ah Masjid Jami Nurul Yaqin Kelurahan Bunder.
Saat ditemui awak media Bantenmore.com, usai acara Tak’mir Ramadhan, Lurah Bunder Hj. Ine Susilawati menyampaikan,”terima kasih atas kehadiran para tamu undangan, “Saya atas nama Pemerintah Kelurahan Bunder, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran para tamu undangan, pengurus MUI Kecamatan Cikupa, MUI Kelurahan Bunder, tokoh agama, kyai, ustad, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, dan perangkat staf Kelurahan Bunder, Ketua RT, RW se-Kelurahan Bunder yang telah menyempatkan hadir di acara Tak’mir Ramadhan kedua ini di Masjid Jami Nurul Yaqin. Semoga kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i dapat menambah keimanan dan ketaqwaan diri kita di bulan suci Ramadhan,”ujarnya.

Dalam tausiyahnya Ustad Hafidz Amillah. Lc., “menyampaikan tentang pentingnya berpuasa di bulan Ramadhan dan saling menghormati bagi yang tidak berpuasa. “Berpuasa di bulan Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim. Namun, kita juga harus saling menghormati bagi saudara-saudara kita yang tidak berpuasa, seperti ibu hamil, orang sakit, dan musafir, “tuturnya.
Drs. KH. Bujaerimi Ma’mun, juga menjelaskan tentang hukum orang puasa dan tidak berpuasa. “Orang yang berpuasa dengan niat yang ikhlas dan sabar, maka akan mendapatkan pahala yang besar. Sedangkan orang yang tidak berpuasa tanpa alasan yang sah, maka akan mendapatkan dosa,”tambahnya.
“Namun, kita harus ingat bahwa Allah SWT adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bagi yang tidak berpuasa karena alasan yang sah, maka tidak ada dosa baginya.”Yang penting, kita harus tetap menjalankan ibadah lainnya dengan baik dan tidak mengganggu orang lain, “imbuhnya.

Acara diakhiri dengan do’a penutup yang dipimpin oleh Ustadz Royani dari Talaga, pengurus MUI Kecamatan Cikupa “Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul di bulan suci Ramadhan ini. Kami atas nama panitia Tak’mir Ramadhan kedua Masjid Jami Nurul Yaqin, mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan telah berpartisipasi dalam acara ini. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan kita kekuatan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita.”Aamiin yaa Rabbal’alamiin,” tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan sholawat, Tausyiah dan Do’a bersama.Dan Tak’mir Ramadhan ketiga akan dilaksanakan pada hari Senin, 02 Maret 2026.
[*/Red/HH]
#Kaperwilprovbanten