Home Headline News Aktivis Tangerang Utara Edwin Purnama; Soroti Jalan Rusak, 2 Gadis Pengendara Sepeda Motor Kecelakaan Tunggal Di Salembaran
Headline NewsKab Tangerang

Aktivis Tangerang Utara Edwin Purnama; Soroti Jalan Rusak, 2 Gadis Pengendara Sepeda Motor Kecelakaan Tunggal Di Salembaran

Share
Share

Teluknaga – Bantenmore.com ¦ Edwin Purnama dan Tim, Aktivis Pantura Tangerang Utara, menuding Pemerintah Provinsi Banten mengabaikan wilayah Salembaran Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang-Banten, hingga Dadap. Baru-baru ini pada Sabtu pagi (14/02/2026). Terjadi lakalantas tunggal, dua Gadis cantik pengendara sepeda motor terjatuh akibat jalan Raya Salembaran Kampung Melayu Timur hancur berlobang dan rusak.

Dalam keterangan nya Edwin Purnama menyampaikan kepada Awak Media Bantenmore.com,”sangat miris, padahal di setiap wilayah ada UPT (Unit Pelaksana Teknis). Pertanyaannya sederhana: Kepala UPT-nya ke mana? Apa sedang asyik tidur atau pura-pura tidak melihat laporan?” sindir Edwin dengan pedas.

Ia menantang Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mencoba merasakan sensasi “off-road” di jalur Salembaran hingga Dadap.”Tolonglah Bapak-Bapak yang terhormat, sekali-kali sidak ke sini dong.”Rasakan sendiri goyangan jalanan kami,”pungkas Erwin Purnama

Edwin juga menyoroti pola perbaikan jalan yang terkesan hanya formalitas. Aspal tipis yang baru dipasang biasanya hanya bertahan hitungan hari sebelum kembali rusak, sebuah karya seni konstruksi yang sangat efisien dalam membuang-buang anggaran,”ujarnya.

Padahal, secara hukum, Pemprov Banten sedang bermain api. Pasal 273 ayat 1 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan tegas memerintahkan penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki kerusakan yang membahayakan. Jika lalai hingga menyebabkan kecelakaan, ada sanksi pidana yang menanti,”jelasnya.

Kini, masyarakat mulai jengah.”Slogan #NoViralNoReaction,”menjadi senjata terakhir. Edwin menegaskan,”bahwa jika Pemprov tetap memelihara telinga yang tuli dan mata yang buta terhadap kondisi ini, aksi damai bersama masyarakat dan berbagai elemen akan menjadi pilihan pahit yang harus diambil,”imbuhnya.

Hal ini terjadi di saat Gubernur Provinsi Banten baru-baru ini mendapatkan anugerah pembangunan jalan desa, namun seolah-olah lupa dengan kewenangan jalan sendiri,”tutupnya.

[*/Red/HH]

#Kaperwilprovbanten

Share