Dompu, NTB – Bantenmore.com ¦ Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Dompu menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Dompu, Selasa, 6 Oktober 2026.
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Mukmin selaku Ketua EK-LMND Dompu yang akrab disapa Abi, didampingi Korlap 1 Adityandan Korlap 2 Rizal Prasetyo. Mereka bertiga merupakan mahasiswa yang kuliah di kampus yang sama, yaitu Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dompu.
Massa membawa bendera merah EK-LMND Dompu dan berorasi dari atas mobil komando.
Dalam orasinya, Ketua EK-LMND Dompu, Abi Mukmin, menyoroti kasus narkoba di wilayah Kempo. Ia menyebut ada 3 orang yang ditangkap, namun 2 orang dilepas tanpa alasan yang jelas, sementara 1 orang tetap ditahan dan diproses.
LMND menduga ada permainan uang di balik pelepasan tersebut.”Dua orang dilepaskan tanpa alasan yang jelas. Diprosesnya karena tidak memiliki uang. Hukum tidak boleh pandang bulu,”tegas Abi.
Abi menegaskan bahwa narkoba adalah “extra ordinary crime” atau kejahatan luar biasa yang merupakan musuh negara. Atas dugaan tersebut, LMND mendesak Kapolda NTB segera mencopot Kasat Narkoba Polres Dompu dan mengancam akan menggelar aksi lanjutan di tingkat NTB jika tuntutan tidak direspon.
Masih di tempat yang sama, salah satu aktivis perempuan bergerak dari LMND juga menyampaikan orasi. Ia menuntut keadilan bagi perempuan korban pelecehan seksual / pemerkosaan di Dompu yang sering kali malah mendapat stigma di lingkungan sekitar. “Kita datang bukan cari sensasi, tapi menuntut keadilan bagi perempuan korban pelecehan seksual,” teriaknya dari atas mobil.
Jalannya aksi sempat memanas. Terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang berjaga di depan gerbang Polres. Dari atas mobil komando, orator sempat berteriak: “Bang jangan ganggu demonstrasi. Kita ndak agresif Bang. Kita hanya berorasi. Masih banyak jalan alternatif lain, kenapa harus untuk mati jalan.”
Setelah negosiasi, situasi berhasil diredakan. Aksi sempat dijeda saat memasuki waktu Adzan Dzuhur, lalu dilanjutkan kembali sekitar pukul 13:00 WITA hingga selesai. Setelah itu massa membubarkan diri dengan tertib dan balik kanan.
Alamat Sekretariat LMND Dompu berada di Dusun Sarae, Desa Kareke, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Dompu belum memberikan keterangan resmi.
[*/Red BM]