Jakarta.- Bantenmore.com ¦ Ketua Barisan Relawan Andra Soni (RASO) Ferry Hifayat didapampingi oleh Wakil Ketua RASO Eva W Damayanti menghadiri debat ketiga Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten di Studio Metro TV , Jakarta, Rabu (20/11) malam.
Kehadiran Ketua RASO Ferry Hifayat dan Wakil Ketua RASO Eva W Damayanti, menunjukkan komitmen untuk turut menyukseskan gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Sejak awal dilantik sudah saya katakan bahwa salah satu tugas saya adalah memastikan terselenggaranya Pilkada secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, bermartabat dan berintegritas. Seperti visi misinya Cawagub Banten nomor urut 2 Andra Soni dalam Pemilihan Gubernur Banten 2024, yaitu mengupayakan kemajuan Banten, keadilan yang merata, dan pemerintahan yang bebas dari korupsi, “ujarnya Ferry
Andra Soni mengungkapkan bahwa visi misinya telah disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan Daerah (RPJMN/RPJMD) yang diusung oleh Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selain itu, ia juga menyoroti delapan program prioritas beserta 24 program turunannya. Tiap program ini dirancang berdasarkan pengalaman hidup yang ia alami di Banten, mengingat Andra Soni sendiri merupakan anak seorang petani, “ungkap Ferry.
Setelah menyimak debat ketiga ini, Ferry Ketua RASO, percaya bahwa pilkada Banten akan melahirkan kepala daerah yang terbaik.
“Melalui debat yang disiarkan secara langsung ini publik Banten bisa melihat sendiri sebelum akhirnya menentukan siapa yang akan dipilih pada tanggal 27 November nanti,” ujarnya.
Ferry juga meminta semua pihak untuk menaati ketentuan yang berlaku.
“Hindari politik uang, kampanye hitam dan hal merugikan lainnya. Untuk warga Banten, silahkan pilih sesuai hati nurani, ” tuturnya.
Bukan hanya untuk warga, Ferry juga menitipkan untuk jajaran Pemprov Banten, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Penyedia Jasa Lainnya Peorangan (PJLP)
“Netralitas semua pegawai itu sudah diatur dengan jelas. Siapapun yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan. Mari sama-sama kita jaga pesta demokrasi ini agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tegasnya.
[*/redjidor]