Cikupa – Bantenmore.com ¦ Warga Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang-Banten sepakat melarang segala aktivitas penagihan hutang di wilayahnya.
Himbauan tegas tersebut dituangkan dalam spanduk peringatan bertuliskan “PERHATIAN Penagih Hutang, Leasing, Matel Dan Debt Collector DILARANG! Beroperasi Di Wilayah Kelurahan Bunder – WARGA KELURAHAN BUNDER” yang ditempel di seluruh titik strategis kawasan industri Bunder-Jatake.
Berdasarkan pantauan awak media Bantenmore.com di lokasi pada Jum’at sore, 18 September 2026, spanduk tersebut sudah terpasang hampir satu minggu di tembok-tembok kawasan industri, termasuk di Jalan Industri Raya III Bunder.
Pemasangan spanduk ini merupakan kesepakatan bersama aliansi warga dan ormas setempat.
Menurut Juru Parkir Kawasan Bunder-Jatake, Bang Aji Sebastian Nawakara, larangan ini dibuat karena keresahan warga dan pengguna jalan.
“Sebelum terpasang spanduk peringatan, di minggu-minggu yang lalu sering terjadi kejar-kejaran antara oknum Matel dengan pengendara pengguna jalan, karyawan,” ujar Bang Aji saat dikonfirmasi Bantenmore.com di pertigaan parkir TPU Bunder, Jum’at 18 September 2026.
Diketahui, oknum Matel sering nongkrong dan mangkal di beberapa titik rawan yakni di depan kawasan Bunder PT Paran Internasional, pertigaan TPU Bunder, hingga pertigaan parkir Bang Aji Sebastian Nawakara.

Sejak spanduk larangan dipasang, situasi menjadi lebih kondusif.
“Sejak ini ditempel Alhamdulillah Bang Haji ya, saya nggak ribet. Nggak ribet,” ungkap Bang Aji yang merupakan warga pribumi Kelurahan Bunder.
Ia juga mengapresiasi kekompakan aliansi warga Bunder dalam menjaga wilayah.
“Gimana Bang Haji dengan kekompakan aliansi di Bunder ini? Menurut Bang Haji bagus, ada peningkatan sih. Bagus ya kompak ya,” tanyanya.
Kekompakan tersebut melibatkan seluruh unsur yakni Ormas BPPKB, Pemuda Pancasila, Karang Taruna, LPM, dan Warga Kelurahan Bunder. Logo organisasi tersebut juga tertera di spanduk larangan sebagai bentuk kesepakatan bersama.
Harapan ke depan, warga berharap wilayah Bunder aman dan nyaman, khususnya di kawasan industri yang mayoritas dilintasi karyawan pabrik.
“Harapannya untuk ke depan warga kita khususnya, biar wilayah kita nyaman, aman,” tutup Bang Aji Sebastian Nawakara, senior juru parkir yang sudah lama mengamankan lalin di kawasan industri Bunder khususnya di kawasan makam dan Blok AD, Blok AC Jalan Raya Kawasan Industri Bunder.
[*/Red/konong]
#wakabirokabtangerang