Tangerang – Bantenmore.com ¦ Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Tangerang turut berpartisipasi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (15/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.20 WIB hingga 08.40 WIB.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang, Hari Santoso, bersama Wakil Ketua Budi Irawan, sebagai narasumber dengan materi bertema Penguatan Sosio Emosional dan Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan.
Ratusan peserta didik baru tampak sangat antusias mengikuti pemaparan materi. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai pentingnya mengelola emosi, membangun karakter positif, menghormati sesama teman, serta memahami hak dan kewajiban sebagai anak di lingkungan sekolah.
Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang, Hari Santoso, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan kecerdasan emosional peserta didik.
“Kemampuan mengelola emosi, menghargai perbedaan, serta membangun rasa empati menjadi fondasi penting bagi anak untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan terhindar dari berbagai bentuk kekerasan maupun perundungan di sekolah,” ujar Hari Santoso.
Sementara itu, Wakil Ketua Komnas PA Kabupaten Tangerang, Budi Irawan, mengajak seluruh siswa untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Menurutnya, penguatan aspek sosio emosional sangat penting guna mencegah terjadinya bullying, kekerasan verbal, maupun perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Cikupa Muhamad Fahri, S.Pd.,SH.I menyambut baik kehadiran Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang dalam rangkaian kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027. Materi yang disampaikan dinilai memberikan pemahaman dan motivasi bagi para siswa baru untuk membangun karakter positif sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang berharap seluruh peserta didik dapat menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak,”tutupnya.
Forum Komunikasi dan Edukasi Perlindungan Anak
Komisi Nasional Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang
15 Juli 2026.
[*/Red BM]