Tangerang – Bantenmore.com ¦ Pemilik garapan lahan lapak limbah sampah di PT GMS belakang Kantor Kelurahan Bunder, Bronk alias Tirman, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan kebakaran sampah yang dikutip Media online Mataduniannews.com pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Bronk menegaskan bahwa kebakaran tersebut bermula dari bara api sisa pembakaran sampah pada malam hari yang tidak sengaja menyambar dan membesar. Ia membantah adanya pembakaran sampah yang disengaja pada siang atau sore hari”.
“Begini pak kronologis kejadian kebakaran sampah yang menimbulkan asap hitam. Memang di tempat sampah ada beberapa tumpukan sampah. Kebetulan ada yang buang sampah dan buangnya di tempat yang di bawahnya masih ada bara. Nggak lama kemudian sampah tersebut langsung nyala dan merembet ke sampah yang lain. Itu juga sempat disiramin, tapi api keburu besar,” jelasnya saat di temui Awak Media Bantenmore.com

Menurut Bronk, prosedur yang biasa dilakukan adalah menyekat dan memberi jarak pada tumpukan sampah sebelum dibakar sedikit demi sedikit. Namun pada kejadian kemarin, proses penyeatan belum sempat dilakukan karena api sudah terlanjur membesar. Minggu (24/5/26)
“Biasanya sebelum dibakar sampah tersebut disekat-sekat atau diberi jarak. Dibakarnya sedikit-sedikit. Kemarin sebelum disekat atau diberi jarak keburu kebakar. Begitu pak kejadiannya,” ujarnya.
Peristiwa kebakaran sampah ini terjadi di area garapan limbah di PT GMS, belakang Kantor Kelurahan Bunder RT 014 RW 02, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang-Banten.
[*/Red/HH]
#Kaperwilprov Banten