Serang – Bantenmore.com ¦ Aktivis yang tergabung dalam Presidium Forum Aktivis Serang Selatan, meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang bersikap netral selama Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang dengan tidak berpihak ke salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati. Hal itu disampaikan langsung oleh pengurus Presidium Forum Aktivis Serang Selatan, Muhammad Amin Nazili Kamis 17 April 2025.
Dia menghimbau agar seluruh jajaran PNS diminta memiliki komitmen yang tinggi dan dewasa untuk bersikap netral dengan tidak memihak salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, namun tetap menyalurkan hak pilihnya.
Pegawai negeri sipil perlu memiliki sikap netral saat pelaksanaan Pilkada Kabupaten Serang, karena tugas utama pegawai adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat bukan menjadi tim sukses pasangan calon.
“Jangan sampai karena memihak salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, tugas pelayanan menjadi terganggu. Setiap PNS memiliki peran sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dalam pembangunan nasional.”Kata Amin
“Untuk itu, setiap pegawai harus kompeten dalam menjadi pelaksana kebijakan dan pelayan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.
Lanjut Amin meminta kepada pegawai pemerintahan kabupaten serang baik ASN, TNI, maupun Polri harus bersikap profesional, adil, tidak diskriminatif atas dasar kepentingan kelompok, golongan atau politik.
“Jangan sampai kekuasaan penguasa anggaran dan program yang melekat pada Sebagian PNS menjadi kekuatan yang dimanfaatkan untuk mengarahkan PNS dan masyarakat pada kekuatan politik tertentu, yang berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa.
“Ingat setiap ASN telah disumpah untuk netral dalam tiap kontestasi Pilkada. Bila terima perintah untuk tidak netral, maka jawab, saya pernah disumpah, dan sumpah saya, mengatakan saya harus netral, katakan itu pada atasan, tunjukkan bahwa saya menjaga sumpah, ” pungkasnya
[*/repi]